diam.
Tetap duduk di lantai
dekat dinding.
Sambil terus
merokok dingin
Tak acuh
Tak menatapku.
Indehoi dengan asap
Yang senaknya terbang hilang.
Kenapa tak kau
sapa api
yang menjadikanmu
pria panas
rokok.
Post a Comment
No comments:
Post a Comment